Laman

Ini Tentang Dunia Kita, Dunia Antara Kau dan Aku

Dengan asma sang kekasih

Kamis, 20 April 2017

Selamat 1 tahun sayangku..

Dia yang hadir dalam situasi yang tidak terlalu manis untuk dikenang, yang hadir untuk membuktikan kekuasaan Tuhan untuk orang orang yg berpikir. dia hadir mewarnai hidupku yang entah seperti apa.

Kehadirannya membuatku semakin menyadari kuasa Allah itu tidak berbatas, betapa Allah maha segalanya. Pantas kah aku menolak kehadirannya sedangkan ada begitu banyak orang yg berharap memiliki anak. Kunikmati segala sakit seorang diri, kuhadapi segala keniscayaan dengan keyakinan, aku mengandungnya ditengah badai, diombang ambing prasangka, ada begitu banyak air mata, ada begitu banyak luka. Dan aku menahan sekuat tenaga untuk bersedih, aku menggembirakan diri demi kebaikannya.

Lantas setelah dia lahir ternyata badai masih blm berlalu, segalanya menjadi terang, kelahirannya menjadi kisah sedih yg tiada akhir.

Segala bentuk intimidasi, pengkhianatan, menjadi cerita memilukan diantara kebahagiaan ku. Aku menatapnya sepanjang waktu dengan nada getir dan pahit, aku mengakrabinya dgn senyuman dan air mata.

Kini 1 tahun sudah dan dai menjadi makhluk lucu yg menggemaskan..
Selamat 1 tahun lelaki kuat dan tegar, raihlah kebahagiaanmu, aku akan selalu ada untukmu, krn aku satu satunya yg kau miliki. Ibu mencintaimu dgn seluruh jiwa..

KARTINI

Bulan April selalu identik dan diperingati sebagai hari Kartini. R A Kartini merupakan sosok perempuan yang luar biasa yang tulisannya mengenai emansipasi dan harapan harapan soal perempuan Indonesia (baca jawa) membawa perubahan bagi wanita Indonesia.
Kartini menaruh perhatian besar pada masalah sosial terutama mengenai hak hak perempuan, dan pendidikan. menurutnya wanita perlu memperoleh persamaan, kebebasan, keadilan serta kesetaraan hukum.

RA Kartini lahir di Jepara pada tanggal 21 april 1879. Kartini sedari kecil merasakan perbedaan perlakuan dari keluarganya, merasakan bagaimana adat istiadat membatasi gerak langkah dan pemikirannya, ia merasa tidak bebas dalam menentukan pilihan hanya karena dia terlahir sebagai seorang perempuan. Kartini berjuang menuntut kesetaraan hak perempuan dan kaum miskin terutama dalam bidang pendidikan meskipun dirinya sendiri terkungkung dalam budaya dan adat jawa yg diskriminatif. dan menulis menjadi pilihan bagi Kartini untuk memperjuangkan pemikirannya. semasa hidup Kartini sering menulis surat yg ditujukan kepada temannya di Belanda mengenai pemikirannya tentang persamaan hak, ketahanan, kebajikan., kondisi sosial, humanisme dan nasionalisme. kumpulan surat surat kartini pertama kali diterbitkan pada tahun 1911 dan berjudul door duisternis total licht DDTL: gedatchten overnight voor get java an scheme volk van raden aje ng Kartini yg kemudian diterjemahkan oleh Armijn Pane menjadi Habis Gelap Terbitlah Terang.

saat ini kita harus bersyukur bahwa kita hidup dizaman yg katanya modern di abad 21 ini, maksud dimana emansipasi berkembang dengan sangat baik, tidak ada lagi diskriminasi yang menghambat potensi seorang perempuan untuk berkembang. perempuan indonesia dapat memperoleh pendidikan setinggi tingginya, berkarya dan berkarir dalam berbagai bidang, dan mengembangkan potensi yg dimiliki. habis gelap Terbitlah terang, sesungguhnya menginspirasi kita bahwa sejatinya kaum wanita bisa maju dan berkembang baik dari segi pemikiran maupun tindakan, wanita masa kita diharapkan bisa lebih tangguh, menghadapi tantangan zaman. selalu

Selalu ada harapan dalam setiap kesulitan. so jangan menyerah dan jangan berputus asa dalam segala hal, selalu belajar dan belajar untuk mengembangkan potensi diri.
Peringatan hari Kartini adalah momentum untuk meng up grade diri menjadi pribadi yang lebih baik, meneruskan perjuangan dan cita cita Kartini dengan cara yg positif. memperingati hari Kartini bukan hanya sekedar ceremonial yang menafsirkan Kartini hanya sebagai identitas kultural (berpakaian ala jawa-kebaya-). perempuan Indonesia masa kini harus mandiri, berpendidikan tinggi, memiliki kecerdasan emosional, spiritual dan intelligentsia. menjadi Kartini masa kini memiliki tantangan yg sama beratnya seperti yg dihadapi oleh ra Kartini dulu, jika dulu Kartini melawan feudalisme dan kunjungan adat, Kartini masa kini dihadapkan pada tantangan dalam menghadapi perubahan zaman, dihadapkan pada tantangan dalam menghadapi pengaruh globalisasi yg kadang kadang mengaburkan nilai nilai yg seharusnya dipertahankan. Kartini modern harus menghargai martabat ya sebagai wanita, berani mengambil resiko dalam setiap tindakannya.

Selamat Hari Kartini.. selamat berjuang dan berkarya untuk para perempuan Indonesia..

Senin, 13 Maret 2017

Setia itu Mahal..

Setia itu menjadi barang mahal dan langka pada saat ini.  bukan saya mau mengeluh atas kondisi yang saya alami,  tidak sama sekali.  ini jalan hidup saya dan tidak ada yg harus saya sesali. 

Pernikahan saya berakhir karena sebuah perselingkuhan, karena ketidaksetiaan.  berkali-kali saya berpikir,  saya tidak menyesali-setidaktidaknya- saya tak perlu menyesal telah kehilangan orang yang tidak setia,  tapi pengkhianatan nya menjadi sesuatu yang tak bisa saya lupakan begitu  saja.  betapa tidak,  saya sedang hamil 5 bulan,  sedangkan dia sedang asyik dengan perempuan lain,  menikah dengan perempuan lain.  saya yg sedang susah payah mengandung anaknya,  mengurus anak anak yg juga masih kecil,  harus bekerja pula,  rasa rasanya mengingat semua itu saya ga percaya kalo saya mampu melewati semua itu. 

kadang saya bertanya tanya,  dimana dia letakkan hati nuraninya,  apakah perempuan itu juga ga punya hati nurani,  kalo apa yg saya alami menimpa terhadap dia,  apa yg dia rasakan?? tapi begitulah.. hidup kadang sesuatu yg tak bisa kita prediksi.

life must goes on,  no matter what..  barangkali seperti itulah yg semestinya..  melangkah mewujudkan apa yg menjadi impian dan meninggalkan masalah.  sepahit apapun yg terjadi,  selalu ada pelajaran untuk yg mau memperbaiki diri. 

Selamat tinggal lelaki yg tak setia.. 
jalan kita sudah berbeda,  dan pengkhianatan adalah hal paling menyakitkan yang akan membuatku semakin kuat..

 

13 Maret

13 Maret datang lagi,  menggenapi usia ku yg semakin bertambah.  Aku bersyukur Allah masih memberi banyak kesempatan,  banyak kebahagiaan dan tentu saja aku menyimpan banyak harapan.  13 Maret,  rasanya seperti baru bermimpi,  kemaren kemaren aku masih Abg,  menikah dgn pria yg ku cintai,memiliki anak dan begitulah tiada terasa sekarang aku sudah 36 tahun..  aku,  ibu dengan 3 orang anak. 

36 tahun waktu yang sudah aku lewati,  dan di usia ini aku harus memulai banyak hal sendiri,  harus membiasakan diri mengasuh ke tiga anak anakku,  membesarkan mereka dan memperjuangkan mereka untuk berhasil.  ya,  pria yg ku cintai telah melabuhkan hati kepada teman sekolahnya,  meninggalkan ku dengan sakit yg luar biasa.  pengkhianatan memang selalu menyakitkan.

Aku selalu percaya Allah memiliki tujuan yg baik dengan semua ujian yg aku alami di usia ku yg sekarang,  mungkin itulah cara Allah membuat ku dewasa menghadapi kehidupan.

Selasa, 28 Februari 2017

Anak anak adalah kekuatan dan hal terindah dalam hidup. Dan kehadiran mereka ibarat oase di Padang Pasir, mereka membuat kita bertahan dalam kondisi terburuk dalam hidup. saat banyak kesedihan melanda kita,  anak anak lah pemberi senyuman,  buatku anak adalah obat dari keseluruhan rasa sakit setelah pengkhianatan itu. 

Beberapa minggu lalu,  aku dan anak pertama ku pergi tanpa tujuan.  Dan ternyata momen itu menjadi moment yang spesial buat dia.  Moment dimana dia banyak mengatakan hal yang mungkin selama ini dia pendam.  Aku tahu dia telah melewati banyak hal "menakutkan"  beberapa bulan atau mungkin setahun belakangan ini.  konflik demi konflik yg terjadi,  semua membuat dia melewati masa suram dalam hidupnya. 

perpisahan orangtua juga menjadi hal yg buruk buat semua anak,  dan saya berusaha mati matian menumbuhkan kesadaran bahwa sesuatu terjadi karena takdir Allah.  Beruntung dia belajar menyadari kondisi itu meskipun rasa Kecewa tidak dapat diacuhkan begitu saja.  saya tahu betul dia kecewa,  bagaimana pun perpisahan bukanlah hal yg menyenangkan. 

Saya berusaha membuat dia bahagia,  saya berusaha membuat dia tidak merasa "ditinggalkan",  I do anything for him,  for them.  semoga segalanya menjadi lebih baik.

Kamis, 02 Februari 2017

Waktu

Waktu sungguh berlalu tanpa terasa,  pun ruang ini sudah saya tinggalkan sekian lama,  mungkin beberapa teman yg lain sudah mempercantik blog,  terkenal dan saya masih disini,  masih seperti 6 tahun yang lalu.  Ga ada kemajuan sama sekali :) 

Ruang ini terasa hampa,  sama seperti kehidupan yang saya jalani.  Ga ada lagi dinamika,  Riak Riak kehidupan berlalu tanpa makna. 

2017 adalah momentum,  saat saya ada di titik nol kehidupan.  Sungguh teramat berat apa yg harus saya jalani 3 tahun belakangan ini.  Dalam 3 tahun itu saya berjuang,  bertahan,  memperbaiki,  dan hasilnya adalah pada saat ini.  Saya kembali ke nol dengan tanggungjawab yang luar biasa. 

Perpisahan bukanlah hal yang menyenangkan, terlebih karena disebabkan oleh orang ke 3. Sakitnya sungguh luar biasa.  Tapi begitulah,  kadang kehidupan memberi kita lelucon yang luar biasa,  untuk menunjukkan betapa berwarnanya jalan yang mesti kita lewati.  Roda hidup memang berputar,  tak selamanya kita bahagia pun kesedihan,  tak ada yang abadi. 3 tahun yg penuh haru biru dan drama Queen akhirnya berlalu,  hari ini saya dihadapkan pada kenyataan yg mesti saya jalani,  saya bahagia krn akhirnya bisa membebaskan diri dari hal yg menyakitkan.  Saya bahagia memiliki keberanian untuk memutuskan,  dan saya menyadari Tuhan memberi saya banyak kebaikan dan kebahagiaan dlm hidup yang kadang luput saya sadari. 

Hidup yang tak sempurna ini sungguh saya syukuri,  pada kondisi ini akhirnya saya  bisa lebih mencintai diri saya sendiri.  Hampir 12 tahun saya mengorbankan diri untuk keluarga,  tapi yang saya dapat adalah pengkhianatan.

Semoga hidup yg saya jalani sekarang bersama ke 3 anak saya akan lebih baik. Saya percaya sebagaimana anak saya mempercayai bahwa Allah Maha Adil.  Allah selalu memberi yang terbaik buat umatnya.