Laman

Ini Tentang Dunia Kita, Dunia Antara Kau dan Aku

Dengan asma sang kekasih

Senin, 13 Maret 2017

Setia itu Mahal..

Setia itu menjadi barang mahal dan langka pada saat ini.  bukan saya mau mengeluh atas kondisi yang saya alami,  tidak sama sekali.  ini jalan hidup saya dan tidak ada yg harus saya sesali. 

Pernikahan saya berakhir karena sebuah perselingkuhan, karena ketidaksetiaan.  berkali-kali saya berpikir,  saya tidak menyesali-setidaktidaknya- saya tak perlu menyesal telah kehilangan orang yang tidak setia,  tapi pengkhianatan nya menjadi sesuatu yang tak bisa saya lupakan begitu  saja.  betapa tidak,  saya sedang hamil 5 bulan,  sedangkan dia sedang asyik dengan perempuan lain,  menikah dengan perempuan lain.  saya yg sedang susah payah mengandung anaknya,  mengurus anak anak yg juga masih kecil,  harus bekerja pula,  rasa rasanya mengingat semua itu saya ga percaya kalo saya mampu melewati semua itu. 

kadang saya bertanya tanya,  dimana dia letakkan hati nuraninya,  apakah perempuan itu juga ga punya hati nurani,  kalo apa yg saya alami menimpa terhadap dia,  apa yg dia rasakan?? tapi begitulah.. hidup kadang sesuatu yg tak bisa kita prediksi.

life must goes on,  no matter what..  barangkali seperti itulah yg semestinya..  melangkah mewujudkan apa yg menjadi impian dan meninggalkan masalah.  sepahit apapun yg terjadi,  selalu ada pelajaran untuk yg mau memperbaiki diri. 

Selamat tinggal lelaki yg tak setia.. 
jalan kita sudah berbeda,  dan pengkhianatan adalah hal paling menyakitkan yang akan membuatku semakin kuat..

 

13 Maret

13 Maret datang lagi,  menggenapi usia ku yg semakin bertambah.  Aku bersyukur Allah masih memberi banyak kesempatan,  banyak kebahagiaan dan tentu saja aku menyimpan banyak harapan.  13 Maret,  rasanya seperti baru bermimpi,  kemaren kemaren aku masih Abg,  menikah dgn pria yg ku cintai,memiliki anak dan begitulah tiada terasa sekarang aku sudah 36 tahun..  aku,  ibu dengan 3 orang anak. 

36 tahun waktu yang sudah aku lewati,  dan di usia ini aku harus memulai banyak hal sendiri,  harus membiasakan diri mengasuh ke tiga anak anakku,  membesarkan mereka dan memperjuangkan mereka untuk berhasil.  ya,  pria yg ku cintai telah melabuhkan hati kepada teman sekolahnya,  meninggalkan ku dengan sakit yg luar biasa.  pengkhianatan memang selalu menyakitkan.

Aku selalu percaya Allah memiliki tujuan yg baik dengan semua ujian yg aku alami di usia ku yg sekarang,  mungkin itulah cara Allah membuat ku dewasa menghadapi kehidupan.