Laman

Ini Tentang Dunia Kita, Dunia Antara Kau dan Aku

Dengan asma sang kekasih

Selasa, 01 November 2011

Ingatan tentang Papua

Belakangan ini gejolak di Pulau Cendrawasih kembali menjadi headline news di media-media baik lokal maupun nasional (mungkin internasional). Meskipun berita yang menjadi sorotan tidak selalu menjadi "tentang Papua" secara keseluruhan, sebab pemberitaan itu hanya sekitar Timika khususnya tempat dimana perusahaan tambang Amerika PT. Freeport berada. Tidak, saya tidak hendak menceritakan tentang peristiwa yang telah kita ketahui secara umum, saya hanya ingin menceritakan sedikit kisah tentang Papua yang "sedikit" terekam dalam ingatan.

Senin, 17 Oktober 2011

Tips Jual Beli Tanah dan Bangunan (part 2)

2 Minggu belakangan ini beberapa klien datang ke Kantor dengan permasalahan yang kurang lebih sama yaitu mereka membeli sebidang tanah dari pihak ke 3 (bukan nama di Sertipikat) dan tanpa perjanjian apapun, apakah itu Akta Surat Kuasa Menjual atau Pengikatan Jual Beli, mereka hanya memiliki kuitansi dan perjanjian jual beli di bawah tangan (bahkan sebagian tak bermaterai). Sebagian lagi jual belinya telah dilakukan bertahun-tahun lalu dan saat ini (baru) bermaksud untuk membalik nama sertipikat ke atas namanya (pembeli).

Kamis, 06 Oktober 2011

Untuk Hafiz

Jika suatu saat derasnya hujan Desember membanjiri hatimu dengan kepedihan, yakinlah bahwa badai itu pasti usai. Jika suatu saat kelak matahari April membakar tubuhmu, yakinlah bahwa hatimu adalah oase yang mendinginkan seluruh gerak langkahmu. Ibu hanya ingin mengatakan beberapa hal buatmu, untuk kau jaga, kelak mungkin  berguna. 

Persahabatan Yang Lebih Dari Persahabatan

google image
Persahabatan adalah salah satu hal yang berharga dalam hidup, ada peribahasa "punya seribu kawan kurang cukup, musuh satu terlalu banyak" kira-kira begitu yang pernah aku baca. Heem.. hari ini aku lagi iseng-iseng mikir, mo nulis tema tentang persahabatan untuk mengikuti event yang dimotori oleh Kang Yudi (Ananda),  sebenarnya masih rada-rada bingung, nge blank n ga tau nulis apa sampai tiba-tiba HP ku berdering (lho apa hubungannya?? jaka sembung jek!!). Ternyata sahabatku yang telpon, sahabat (bolehlah aku mengatakannya demikian) yang aku kenal di bangku Sekolah Menengah (SMK).

Jika

Jika suatu saat engkau ada karena Tuhan yang menitipkanmu padaku,
jadilah engkau sebagai sesuatu yang aku damba.
Jika kelak ceria mu menyemarakkan hariku
jadilah bunga yang selalu menyerbakkan wangi di hatiku
hadirmu menjadikanku istimewa

Selasa, 04 Oktober 2011

Bintang

Dapatkah kau hitung ribuan bintang diatas langit sana?
demikianlah cintaku padamu,
tak terhingga
akulah langit itu
memberi ruang untukmu bersinar

Minggu, 25 September 2011

Braga Festival 2011

Braga Festival merupakan acara tahunan Kota Bandung, tahun ini penyelenggaraannya berbarengan dengan HUT  Kota Bandung ke 201 yang jatuh pada tanggal 25 September 2011. Braga Festival 2011 mengambil tema "Balik Bandung" digelar di sepanjang Jalan Braga dan Jalan Cikapundung timur. Sebagai event tahunan, Braga Festival selalu dipadati oleh pengunjung. Braga Festival diselenggarakan sebagai upaya untuk menghidupkan Jalan Braga yang secara historis pernah mendapat julukan sebagai "De meest Europeessche winkel straat van Indie" (Jalan Perbelanjaan Bangsa Eropa Terkemuka Di Seluruh Hindia Belanda). Kini jalan braga merupakan kawasan open heritage sekaligus bisnis di Kota Bandung yang memiliki daya tarik wisatawan domestik maupun mancanegara.

Rabu, 21 September 2011

Arti Sahabat

google image
Apakah arti seorang sahabat buat mu? seseorang yang selalu ada disamping kita saat kita butuhkan? seseorang yang membuat kita tersenyum? seseorang yang membuat kita kesal? seseorang yang membuat kita merasa dibutuhkan? atau seseorang yang hanya mendekati kita saat dia butuh dan pura-pura lupa sama kita saat kita membutuhkannya? entahlah

Sabtu, 17 September 2011

Dibawah Lindungan Ka'bah

Telat (banget) sih sebenarnya aku nonton film ini (Dibawah Lindungan Ka'bah), karena memang baru memiliki waktu hari ini. Film ini sendiri rilis tanggal 25 Agustus 2011 (kalo ga salah), Film yang dibintangi oleh Herjunot Ali, Claudya Cintya Bella, Widyawati, Dedi Petet, Leroy Usmani dan lain-lain  ini based on novel karya Buya Hamka dengan judul yang sama. 

Semula kupikir film ini akan menjadi "sesuatu" (tak perlu bergaya seperti Syahrini) tapi rupanya apa yang aku sangka diluar perkiraan. Film ini tak "sehebat" novelnya yang merupakan harta karun kesusasteraan Indonesia. Aku memang bukan pemerhati film, pun tak terlalu mengerti mengenai hal yang berkaitan dengan dunia perfilman, hanya saja karena aku pernah membaca novelnya jadi merasa sedikit kecewa dengan film tersebut.

Rahasia

Setiap hari aku bertanya
setiap waktu aku mencari
rahasia yang kau sembunyikan di balik awan
menatap langit malam, menghitung bintang-bintang
berharap aku menemukan jawaban pada kerlip gemintang

Mengapa kau masih menyimpan misteri?

Adakah sesuatu yang tak ku tahu dan sengaja kau sembunyikan
aku bukan kriptografer yang sanggup memecahkan sandi-sandi
bukan pula seorang ahli metafisika atau memiliki indra keenam
bahkan aku benci dengan misteri..

Aku tak sanggup menerka dan benci berteka teki
bahkan rasi nun jauh disana tak jua memberi petunjuk
meski aku menatap bintang setiap malam

Adakah rahasia yang kau sembunyikan? Yang luput dari pandangan? 

Hanya kau lah dan Tuhan yang tau

*late post 



Kamis, 15 September 2011

Hujan

http://4.bp.blogspot.com

Kusibak tirai jendela, kudapati hujan menyemarakkan hari
derasnya mengalun seperti hendak melampiaskan rindu
tlah lama butiran hujan itu hanya menggantung di awan
ini hujan pertama September

Rabu, 14 September 2011

Jejak Sahabat

Sudah lama kita tak bertemu dan surat-surat kita pun mengapung di awang-awang, entah sampai kemana, aku tak tahu, sayang sekali memang arsip-arsip itu tak meninggalkan jejak apapun sejak rumah orangtuaku pindah. Akan tetapi aku masih ingat bait demi bait yang terekam dalam surat terakhir, engkau menuliskan kata-kata yang tak kumengerti setidaknya sampai aku kehilangan jejakmu. Kau mengatakan "tangan-tangan kecil ini tak lagi mampu memeluk angan, biarlah pada saatnya nanti sayap-sayap kecil kita mengepak angkasa, melanjutkan apa yang telah kita mulai, aku tak ingin berlalu, tapi kehidupan tak tak lagi seperti dahulu..."

Senin, 12 September 2011

Perjalanan Balik Ke Bandung

Masih oleh-oleh lebaran.. jika dalam perjalanan pulang kampung kami melewati jalur Bandung - Sindangbarang (Cianjur) via jalur Ciwidey, maka baliknya kami melewati jalur lain yaitu via Cianjur Kota, sudah lama aku tak melewati daerah-daerah ini karena memiliki jarak tempuh yang lebih jauh.. apa yang aku temukan disini.. yuuuk disimak.. hehehe

Sungai Cisadea ini menyusut sudah karena kemarau panjang..

Minggu, 11 September 2011

Kamu Seperti Air

kamu seperti air, menenangkanku dalam muara kasihmu
namun seringkali menenggelamkanku dalam lautan kepedihan
menghanyutkan segalanya kala banjir
dan membawaku ke samudera kelam tak berujung

Aku Menemukanmu Sepanjang Pulang


Perbatasan yang berkabut..

Sabtu, 10 September 2011

Istri Cerewet

“Jika lelaki berpikir tentang perasaan wanita, itu sepersekian dari hidupnya, tetapi jika perempuan berpikir tentang perasaan lelaki, itu akan menyita seluruh hidupnya.”  

Hari ini tanpa sengaja aku menemukan artikel di salah satu tabloid wanita mengenai istri cerewet, tiba-tiba saja aku menjadi sangat tertarik untuk membacanya, karena aku seorang istri dan (kata suamiku) termasuk istri yang cerewet (padahal menurut beberapa temanku, aku ini masih termasuk ke dalam -cerewet yang wajar-) hehehe..

Kamis, 08 September 2011

Gembala

halo kerbau-kerbau, dimanakah gembalamu berteduh dengan serulingnya yang melegenda itu?

berapa banyak rumput yang kau makan sebagai santapan siangmu?

Rabu, 07 September 2011

Aku Meranggas Bersama Terikmu


aku sendiri, meranggas bersama terikmu, 
saat disekelilingku masih memberi hijau, 
daunku berguguran untuk kemudian tumbuh kembali
aku hanyalah ranting tanpa daun yang mungkin takkan lagi memberi arti keindahan

Halal Bihalal, Cuti Panjang Lebaran dan Kualitas Kerja

Fenomena halal bihalal telah menjadi tradisi di Indonesia dan beberapa negara-negara rumpun melayu. Umumnya acara ini terjadi pada saat atau setelah lebaran.

Merana


aku merana dalam birumu, langit
kau begitu indah, tak sebanding dengan rantingku yang tak berdaun
tahukah engkau, daun-daun itu berguguran dengan sakit yang tak tertahan, 
meninggalkanku sendiri tuk menyempurnakan kehidupan

Selasa, 06 September 2011

Saat Pulang



Matahari seperti  enggan menyapa ketika kami tiba di perbatasan Kabupaten Bandung Cianjur, tepatnya di Kecamatan Rancabali. Kabut yang turun menghalangi pandangan dan memberikan rasa dingin yang menusuk tulang, padahal waktu menunjukkan pukul 13.30. Hamparan pucuk-pucuk teh yang menghijau nampak kedinginan, didepan jalanan nampak berasap, kabut-kabut itu menggelayut manja di cakrawala.

Senin, 29 Agustus 2011

Lebaran ooh lebaran

"Ok lebaran rebo, halal bihalalna salasa haha" 
"pantesan si hilal di cari g kelihatan2an tau nya gi tidur di kebon hadoww" 
"Boromah udah sambil nangis2 minta maaf mau lebaran eeehh.... Ga jadi lebaran'y....Alamat olok cisoca atuh ieumah..... Heummm..... :-(" 
"Jadi semua acara takbiran di TV hari ini di undur juga dong ya....!!!! hihihiihihi" 
"Akibat Hilal Setitik, Rusak Opor Ayam Sepanci"/:) 
"dahulu Rasulullah dan sahabat bersedih krn Ramadhan akan berakhir, tp skrg knp bnyk org yg bersedih krn Ramadhan blm berakhir..?!"

(itu sebagian kekecewaan dan status teman-teman di fb berkenaan dengan pengumuman pengunduran lebaran oleh Pemerintah)

Minggu, 28 Agustus 2011

Ketika Ramadhan Usai

Tiada terasa Ramadhan sudah diujung senja
puasa tersisa tinggal satu hari
kebahagiaan itu pudar
adakah aku menggenapi ramadhan dengan kebaikan?
atau hanya menyia-nyiakan belaka
puasa hanya sekedar menahan diri dari minum makan di siang hari

Kebahagiaan

Apa sih kebahagiaan itu? apakah uang adalah sumber kebahagiaan? apakah kebahagiaan harus kita cari? atau akan datang sendiri menghampiri kita? hal hal apa yang membuat kita bahagia?

Setiap orang menginginkan kebahagiaan, kebahagiaan itu sendiri tidak dapat diukur dengan pencapaian materi, kebahagiaan itu bersifat relatif dan identik dan akan menjadi pengalaman yang berbeda-beda oleh setiap individu yang mengalaminya. Beberapa ahli menilai bahwa kebahagiaan sangat penting untuk kesehatan dan kesejahteraan, oleh karena itu ada beberapa tips sederhana untuk meningkatkan kebahagiaan:

Sabtu, 27 Agustus 2011

Menjadi Ibu Rumah Tangga Itu Menyenangkan


Sudah dua hari asisten rumah tanggaku mudik, dan dua hari pula aku menjadi full time mother. Sebenarnya tahun ini tidak terlalu repot mengurus masalah kerjaan dan rumah seperti tahun-tahun yang lalu mengingat Hafiz sudah semakin besar dan sudah bisa melakukan banyak hal sendiri.

Minggu, 21 Agustus 2011

Puasa Nasi di Hari Rabu

Ah, ini kan bulan puasa, mengapa mesti puasa nasi di hari rabu? toh selama sebulan ini kita melaksanakan kewajiban kita sebagai muslim yakni berpuasa pada bulan Ramadhan, sebulan penuh (insyaallah). Ini bukan tentang puasa ramadhan blogger, ini adalah anjuran dari Gubernur Jawa Barat yang telah dicanangkan pada acara Festival Keanekaragaman Makanan Bahan Lokal di Ciwalk, Cihampelas bulan Juli yang lalu.

Sabtu, 20 Agustus 2011

Saat Tak Berdaya

Apakah ini pertanda bahwa aku telah menyerah pada kehidupan? Oh.. No!! tidak!! aku tak ingin menyerah begitu saja, tapi rasa lemah ini seperti hendak menenggelamkan seluruh kehidupanku. Huumm sekuat apapun aku berusaha, sekuat apapun menjadi tegar, aku tetaplah seorang perempuan yang tak mampu menahan lautan air mata. Sungguh sangat menyebalkan, kekuatanku yang katanya tegar dan selalu ceria harus luluh oleh air mata. Air mata memang dinding terakhir petahanan seorang perempuan ^_^.

Jumat, 19 Agustus 2011

Kenapa Begini Kenapa Begitu.

"kenapa bu harus puasa"
"Kenapa bu harus sahur?
"kenapa kalo puasa bukanya kok maghrib?"
"kenapa harus sholat tarawih?"

Kenapa begini..kenapa begitu, Banyak sekali pertanyaan yang sering dilontarkan Hafiz apabila dia sedang penasaran terhadap sesuatu. Pertanyaannya pun kadang-kadang ada yang mudah dijawab namun seringkali sangat sulit dan tidak bisa dijelaskan menurut bahasa yang dia mengerti, bahkan banyak sekali pertanyaan-pertanyaan yang tak pernah aku duga sebelumnya.

Selasa, 16 Agustus 2011

Award Pertamaku..

Ga tahu deh mo ngomong apa, speechless mirip kayak artis yang dapat award di acara penganugrahan, hahaha... Abis bingung kok tiba-tiba dapet award ini, mulanya siih aku ga tahu mau diapakan tuh si "award" sampai baca di chat shoutmix yang ngasih award agak-agak marah, katanya aku harus bikin cuap-cuap seperti ini hihihi... (aduuuh akyu berasa jadi artis deeh..^_^. narsis.com).

Dirgahayu RI ke 66


Hari ini, tanggal 17 Agustus 2011 berbarengan dengan tanggal 17 Ramadhan 1431 H menjadi hari yang sangat special meskipun tanpa panjat pinang,  ^_^ betapa tidak, 66 tahun yang lalu Soekarno Hatta dengan berani menyatakan Kemerdekaan Indonesia. Melepaskan diri dari penjajahan kolonial Belanda dan Jepang.

Senin, 15 Agustus 2011

Kupikir Seharusnya...

Kupikir seharusnya aku mencintaimu, dan memberimu ketulusan, namun aku tak mampu memahamimu dan menahanmu untuk berlalu dariku, jadi kubiarkan saja waktu yang kan mengaturnya dalam takdir, meski sejujurnya hatiku tak pernah mampu meninggalkanmu.

Belajar Sabar Dari Lautan

Seorang kawan bertutur padaku tentang kisahnya yang menyedihkan hati dan membuatnya bete setengah mati, lalu dia bertanya apa resep sabar dan ikhlas agar dia bisa menerima jalan hidupnya dengan lapang dada. Hemm.. lalu kukatakan padanya aku pun bukan termasuk orang yang sabar, aku masih belajar meraba-raba memaknai kehendakNya, kadang kala masalah yang datang selalu menyesakkan hati, memberi aroma pedih yang menyayat bagai belati, rasanya lucu juga kalo dia bertanya apa resep sabar padaku.

Minggu, 14 Agustus 2011

Maukah Kau Menjadi Rembulan

Ada ragu yang membelenggu pilu sejak kau mendiamkan aku. Tak hendakkah kau berbagi kisah denganku? tak pantaskah aku mendengar kisahmu? Entah, ada rasa yang menusuk, ada debar yang terasa nyeri yang tak pernah kau tahu, pun diriku tak tahu, rasa sakit ini kuharap bukanlah suatu penyakit yang akan membawaku dari hadapanmu, bukan, bukan aku takut maut menjemput, aku mengerti hanya Allah saja yang tahu seberapa jauh perjalanan ini akan kulewati. Aku hanya khawatir, aku belum sempat mengatakan "maaf" padamu saat waktu berlalu.

Kiat Agar Do'a Mustajab

  1. Mengikhlaskan niat hanya bagi Allah dan tidak menyekutukan Allah
  2. Khusyu'
  3. Berdoa dengan suara lirih dan menjauhkan diri dari sifat Riya

Sabtu, 13 Agustus 2011

3 hal

Beberapa hari yang lalu aku mendapat BBM dari salah satu temanku, isinya broadcast yang cukup bermanfaat.

13 Ramadhan menjelang 7

13 Ramadhan menjelang 7, ada yang meringis dikedalaman jiwa
Ragu yang mengeja hari, pedih yang menabur hampa
Aku resah diantara diammu yang menoreh luka
Mengecap sunyi yang tertuang dalam kristal rasa

Selasa, 09 Agustus 2011

Tips Membeli Tanah atau Bangunan

Blogger, kita mungkin pernah mendengar, mengetahui atau mengalami sendiri, orang tua kita, saudara kita atau barangkali tetangga kita yang membeli tanah dan bangunan -baca Rumah-. Banyak sekali kejadian yang saya temukan dilapangan terjadinya kesalahpahaman antara penjual dan pembeli mengenai biaya-biaya yang akan dikeluarkan untuk pengurusan balik nama sertipikat tanah dan bangunan tersebut. Untuk menghindari hal-hal tersebut ada hal-hal yang harus diperhatikan ketika kita bermaksud untuk membeli sebidang tanah dan bangunan (rumah) diantaranya:

Belajar Memahamimu..

Aku ingin belajar memahamimu sebagaimana anak TK belajar angka dan huruf-huruf. Belajar mengerti caramu memandang kehidupan, mengintip cara berpikir yang menurutku tidak efektif dan kadang tak masuk akal. Belajar bagaimana aku harus menyesuaikan diri mengikuti caramu, kadang-kadang berhasil namun seringkali tidak.

Minggu, 07 Agustus 2011

Light On

Beberapa hari yang lalu temanku tiba di Kantor dengan muka yang sedikit masam dan ngomel-ngomel, katanya dia habis ditilang polisi karena tidak menyalakan lampu besar di siang hari. Belakangan ini tepatnya sejak tanggal 1 Juli 2011 operasi lodaya sering kali dilakukan oleh Polantas Kota Bandung dengan penekanan kepada penyalaan lampu disiang hari (light on). Sebenarnya sejak UU No. 2/2009 disahkan telah dilakukan sosialisasi, kita bisa melihat spanduk mengenai hal itu tersebar dibeberapa titik di Kota Bandung.

Jumat, 05 Agustus 2011

Wilayah Kerja Kantor Pelayanan Pajak (KPP) pada Kanwil DJP Jawa Barat -1

Blogger, hari ini aku menemukan selebaran di meja si bos, setelah kulihat-lihat ternyata alamat dan wilayah kerja kantor pajak, nampaknya cukup penting juga untuk kita ketahui, siapa tahu teman-teman hendak mengurus masalah perpajakan dan ga tahu mesti datang kemana, so  daripada nanti salah masuk kantor pajak, baca-baca dulu yang ini yaa... siapa tahu bermanfaat..:)

Amalan Ramadhan

Bulan puasa adalah bulan penuh rahmat dan ampunan, setiap orang berusaha untuk berlomba-lomba mendapatkan ampunan dosa, pelipatgandaan kebaikan dan pengangkatan derajat. Kita berusaha untuk menjalankan puasa dan berharap semua kebaikan yang kita lakukan diterima oleh Allah SWT. 
Rasulallah Saw bersabda:

Kamis, 04 Agustus 2011

Perempuan Tua

Perempuan tua itu tampak tegar menikmati senjanya yang kelabu
Menanggung beban hidup yang tak kunjung usai
Tanpa anak apalagi suami terkasih
Menumpang famili tanpa belas kasih

Selasa, 02 Agustus 2011

Makanan Favorit Bulan Ramadhan

ini dia juaranya....
Blogger, ketika bulan Ramdhan banyak sekali penjual musiman yang menjual aneka makanan pembuka puasa, diantara yang aku suka adalah candil. Candil yang aku maksud itu bukan mantan vokalisnya "Seriues Band" tapi itu adalah sejenis makanan manis untuk pembuka puasa ^_^ 

Ngabuburit

foto : http://www.nokusiwa.blogspot.com
Umumnya kata "Ngabuburit" selalu kita bicarakan pada bulan Ramadhan. Ngabuburit adalah istilah dari bahasa sunda yang bisa berarti waktu menunggu berbuka puasa. Ngabuburit sendiri berasal dari kata "burit" yaitu waktu menjelang malam hari. Kata ngabuburit ini sudah menjadi trend, dan menjadi bahasa baku dalam kamus dan telah dipakai di hampir seluruh Indonesia. Jadi  kita tak hanya akan menemukan istilah ngabuburit di Jawa Barat, akan tetapi istilah ini dapat pula kita jumpai di daerah lainnya.

Kamis, 28 Juli 2011

Ramadhan dan tradisi menyambutnya

Ramadhan adalah bulan yang sangat di tunggu oleh seluruh umat islam di seluruh dunia. Ramadhan adalah bulan suci, bulan seribu bulan dimana kita bisa meraih pahala dengan berlipat ganda. Di bulan ini pula kita diberi ampunan dan maghfirah oleh Allah sehingga ketika 1 syawal menjelang kita "dianggap" kembali sebagimana bayi yang baru lahir. 

Di bulan ini Allah memberi banyak kemuliaan kepada seluruh umatNya, kebaikan yang sangat kecil, mendatangkan pahala yang besar. Semua orang (muslim) berlomba lomba untuk memberi kepedulian kepada sesama, berlomba-lomba dalam kebaikan sehingga bulan ini pun disebut bulan penuh berkah. Semua orang akan merasakan keberkahan dan keindahan bulan suci ini.

Meskipun tahun ini bulan Ramadhan di sambut dengan kenaikan harga berbagai macam kebutuhan pokok (sebenarnya "tradisi" kenaikan harga bahan pokok itu selalu menemani setiap ramadhan di tahun-tahun sebelumnya), akan tetapi kita selalu antusias untuk menyambut dan memeriahkannya, karena menyambut ramadhan bukanlah soal makanan atau pakaian baru akan tetapi tentang bagaimana kita berlomba-lomba dalam kebaikan dan mencari ridho Allah. 

Hampir di seluruh wilayah Indonesia ada beberapa tradisi menyambut ramadhan diantaranya adalah nyekar (ziarah kubur termasuk membersihkan kuburan dari orangtua, suami, istri, anak atau kerabat kita yang sudah meninggal), bersih-bersih (misalnya bersih-bersih masjid, karpet masjid, dibeberapa daerah bahkan dirayakan dengan sangat meriah, misalnya:
  1. Dugderan

    Tradisi “Dugderan” ini berasal dari kota Semarang, Jawa Tengah. Nama “Dugderan” sendiri berasal dari kata “Dug” dan “Der”. Kata Dug diambil dari suara dari bedug masjid yang ditabuh berkali-kali sebagai tanda datangnya awal bulan Ramadhan. Sedangkan kata “Der” sendiri berasal dari suara dentuman meriam yang disulutkan bersamaan dengan tabuhan bedug.
    Tradisi yang sudah berumur ratusan tahun ini terus bertahan ditengah perkembangan jaman.
    Untuk tetap mempertahankan suasana seperti pada jamannya, dentuman meriam kini biasanya diganti dengan suara-suara petasan atau bleduran.
    Bleduran terbuat dari bongkahan batang pohon yang dilubangi bagian tengahnya, untuk menghasilkan suara seperti meriam biasanya diberi karbit yang kemudian disulut api.

    2. Padusa

    Lain daerah pasti lain pula tradisinya, masyarakat di Klaten, Boyolali, Salatiga dan Yogyakarta biasa melakukan upacara berendam atau mandi di sumur-sumur atau sumber mata air ditempat-tempat kramat. Tradisi ini disebut “Padusa” yang bermakna agar jiwa dan raga seseorang yang akan melakukan ibadah puasa bersih secara lahir dan batin.
    Selain itu juga bermakna sebagai pembersihan diri atas segala kesalahan dan perbuatan dosa yang telah dilakukan sebelumnya.

    3. Meugang

    Berbeda dengan lainnya, di Nangroe Aceh Darussalam (NAD) atau yang akrab disebut dengan kota “Serambi Mekah”, warganya menyambut datangnya bulan suci Ramadhan dengan menyembelih kambing atau kerbau. Tradisi ini disebut “Meugang”, konon kabarnya tradisi “Meugang” sudah ada sejak tahun 1400 Masehi, atau sejak jaman raja-raja Aceh.
    Tradisi makan daging kerbau atau kambing ini biasa dilakukan oleh seluruh warga Aceh. Bahkan jika ada warga yang tidak mampu membeli daging untuk dimakan, semua warga akan bergotong-royong membantu, agar semua warganya dapat menikmati daging kambing atau kerbau sebelum datangnya bulan Ramadhan.
    Tradisi “Meugang” biasanya juga dilakukan saat hari raya Lebaran dan Hari Raya Haji.

    4. Balimau

    Tradisi Balimau hampir sama dengan tradisi padusa, yakni membersihkan diri dengan cara berendam atau mandi bersama-sama di sungai atau tempat pemandian.
    Tradisi Balimau dilakukan oleh masyarakat Padang, Sumatera Barat. Biasanya tradisi ini dilakukan dari mulai matahari terbit hingga terbenam beberapa hari sebelum bulan Ramadhan.
    Mirip dengan “Padusa”, makna dari tradisi Balimau ini berarti melakukan pembersihan diri secara lahir dan batin, agar seseorang siap menjalankan ibadah puasa.

    5. Jalur Pacu

    Di Kabupaten Kuantan Singingi, Riau, masyarakatnya memiliki tradisi yang mirip dengan lomba dayung. Tradisi “Jalur Pacu” ini digelar di sungai-sungai di Riau dengan menggunakan perahu tradisional, seluruh masyarakat akan tumpah ruah jadi satu menyambut acara tersebut.
    Tradisi yang hanya digelar setahun sekali ini akan ditutup dengan “Balimau Kasai” atau bersuci menjelang matahari terbenam hingga malam.

    6. Nyorog

    Di Betawi, tradisi “Nyorog” atau membagi-bagikan bingkisan makanan kepada anggota keluarga yang lebih tua, seperti Bapak/Ibu, Mertua, Paman, Kakek/Nenek, menjadi sebuah kebiasan yang sejak lama dilakukan sebelum datangnya bulan Ramadhan. Meski istilah “Nyorog”nya sudah mulai menghilang, namun kebiasan mengirim bingkisan sampai sekarang masih ada di dalam masyarakat Betawi. Bingkisan tersebut biasanya berisi bahan makanan mentah, ada juga yang berisi daging kerbau, ikan bandeng, kopi, susu, gula, sirup, dan lainnya.

    Tradisi “Nyorog” di masyarakat Betawi memiliki makna sebagai tanda saling mengingatkan, bahwa bulan suci Ramadhan akan segera datang, selain itu tradisi “Nyorog” juga sebagai pengikat tali silahturahmi sesama sanak keluarga. 
          (sumber http://www.kaskus.us/showthread.php). 

     7. Khataman

Ada pula acara yang disebut dengan khataman yang dilakukan oleh masyarakat lereng Gunung Andong, Magelang, yaitu pementasan berbagai kesenian yang diiringi tabuhan gamelan, seperti tarian kuda kepang , tarian soreng putri, dan tarian kuda kepang papat. Tarian khas Kuda Kepang Papat adalah tarian khas masyarakat Lereng Gunung Andong, Magelang yang hanya dimainkan oleh empat penari keturunan cikal bakal desa itu, yaitu Kiai Kotik (Alm) & Nyai Kotik. 

Dan banyak lagi tradisi-tradisi di daerah lainnya menyambut kedatangan bulan suci ini. Nah.. di tempatku setiap bulan Ramadhan selalu  ada acara yang disebut "Papajar" yaitu acara berwisata dan makan-makan. Aku ga tahu bagaimana cerita awalnya bermula, tradisi tersebut rasanya telah ada sejak aku mulai belajar berpuasa, meskipun setelah dewasa aku selalu menganggapnya tidak perlu, lha apa hubungannya coba mau puasa dengan berwisata dan makan-makan? bukankah kita masih tetap bisa melaksanakannya di bulan syawal atau bulan-bulan selanjutnya?

 Pada dasarnya tradisi-tradisi itu merupakan cara masyarakat untuk menyambut kedatangan bulan Ramadhan sebagai simbol kegembiraan akan datangnya bulan penuh rahmat ini. Dan alangkah lebih baiknya pula jika kita mengisi Ramadhan dengan kegiatan-kegiatan positif yang akan menambah keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah, bukan hanya sebatas simbol saja atau sebatas "kebiasaan" dan kewajiban kita sebagai muslim. Ramadhan harus bisa menjadikan kita pribadi yang lebih baik. Pribadi yang lebih kuat untuk menahan godaan zaman, menahan gelora kehidupan yang semakin hedonis. Yuph.. semoga Ramadhan kali ini bisa menjadikan insan yang bertakwa dan memberi manfaat bagi orang lain.

Selamat menyambut Ramadhan 1432 H, 
Selamat menunaikan ibadah puasa, 
Selamat berbagi berkah Ramadhan, 
Semoga amal ibadah kita diterima Allah SWT dan kita kembali fitrah di 1 syawal 1432 H


*catatan memotivasi diri sendiri*

Minggu, 24 Juli 2011

Pesona Kawah Putih



lihat, airnya yang berwarna hijau apel ini... sangat mempesona
Kawah Putih merupakan tempat wisata yang cukup ramai dikunjungi, terletak di ketinggian 2300 meter dari permukaan laut, berada di daerah Ciwidey Bandung Selatan, konon kabarnya danau Kawah Putih bisa berubah-ubah warna. Kadang warnanya hijau apel, terkadang biru dan coklat susu. Ketika aku berkunjung hari ini, danaunya berwarna hijau apel, sungguh mempesona meskipun tanpa kabut, karena cuaca sedang terang benderang, permukaan kawah umumnya berbatu dan berpasir warna putih, air kawah terasa hangat ketika kita mencoba mencelupkan tangan, banyak sebagian orang meyakini  bahwa air ini berkhasiat menyembuhkan beberapa penyakit kulit, tak heran jika ada beberapa orang yang menyempatkan untuk mengambil air dengan bekas botol air mineral. Aku baru kali ini berkunjung ke Kawah Putih padahal seringkali melewati daerah ini (setiap aku pulang kampung), tapi keinginan untuk singgah dan melihat-lihat baru terlaksana. Kawah Putih berada di kawasan hutan lindung Gunung Patuha, memberikan pesona alam yang luar biasa, Kawah Putih terbentuk sejak abad dua belas silam.

Sabtu, 23 Juli 2011

Selamat Hari Anak Nasional

Hari ini tanggal 23 Juli diperingati sebagai Hari Anak Nasional. Hari Anak Nasional kali ini mengangkat tema "Anak Indonesia Sehat, Kreatif dan Berahlak Mulia". Temanya sungguh menarik dan barangkali sesuai dengan kondisi Indonesia saat ini, anak adalah harapan seluruh orangtua, harapan semua komponen bangsa agar bangsa kedepan menjadi lebih baik, anak adalah modal dasar dalam pembangunan nasional sehingga perkembangan dan pertumbuhannya harus disiapkan dengan sebaik-baiknya sehingga kelak akan menjadi sosok yang berkualitas dan berguna bagi diri dan lingkungannya.

Kamis, 21 Juli 2011

Potensi Diri

Pernahkah kamu merenungi diri sendiri, sejam saja? atau beberapa menit? Aku beberapa menit yang lalu sedang asyik merenungi diri sendiri sampai tiba-tiba terbersit untuk menuliskannya di sini. Serasa mendapat ide dari langit ^_^. Aha.. whats the meaning of"merenungi diri"? mungkin lebih kepada instropeksi diri, mencoba menggali potensi diri siapa tahu dapat ide-ide kreatif dari bakat terpendam yang belum pernah aku sadari sebelumnya. So apakah aku menemukan sesuatu? ya.. ternyata dari sekian menit yang aku punya untuk melihat kedalam diri ku sendiri, aku menemukan banyak ide yang tak pernah aku pikirkan sebelumnya. Mau tahu?? R A H A S I A dooong....^_*. Hanya sebatas ide? Biarlah.. pada saatnya waktu akan mewujudkan seluruh harapan dan impian kita.

sumber gambar http://www. muda-airin.blogspot.com
  [Ufs.. jadi kemana-mana].

Kita sering merasa dan beranggapan bahwa kita tak memiliki sesuatu untuk "ditampilkan", kita sering berkata "ah tidak berbakat , aku tidak bisa, aku tidak mampu, aku tak sanggup untuk ...(sesuatu)", padahal kita belum pernah mencobanya. Karena kita tidak menyadari potensi diri kita, kadang kita menolak suatu kesempatan karena kita tidak merasa mampu melakukannya, padahal seandainya kita percaya, kita pasti bisa untuk melakukannya. Semuanya tergantung pada keyakinan diri kita, jika kita percaya, kita bisa!
"A man can be as great as he wants to be. If  you believe in yoursel and have the courage, the determination, the dedication, the competitive drive and if you are willing to sacrifice the little things in life and pay the price for the things that are worthwhile, it can be done" (Vince Lombardi).

Pernahkah kamu mendengar teori "Mestakung" nya Prof. Yohannes Surya (kalo ga salah beliau adalah pembimbing untuk olimpiade Matematika dan Fisika). Teori Mestakung (Semesta Mendukung) adalah implementasi dari kepercayaan diri kita untuk bisa melakukan sesuatu. Awalnya adalah diri kita sendiri. Keyakinan kita akan diri sendiri akan memberikan sinyal-sinyal positif yang akan menarik reaksi dari alam semesta. Sinyal tersebut akan mempengaruhi jiwa, otak, semangat kita untuk bekerja. Jika kita yakin, alam akan merespon keyakinan kita dan akan menjadi kenyataan. 
sumber gambar http://www.gudangmateri.com


Jangan pernah takut untuk mencoba, kita tak akan pernah menemukan sesuatu dalam diri kita sebelum kita mencobanya, seperti yang selalu orang-orang katakan "you never know, until you try". Lihatlah ke cermin, dan katakan pada diri sendiri bahwa "saya bisa!"

Faktanya memang lingkungan pada akhirnya akan mempengaruhi keyakinan kita, orang-orang di sekeliling kita tidak akan semuanya merespon positif, tapi adakalanya orang lain memberikan pencitraan yang negatif akan diri kita, jika demikian, abaikanlah suara-suara sumbang itu, janganlah opini negatif itu akan merusak kita tapi jadikanlah itu sebagai pendorong, motivasi kita untuk membuktikan pada mereka bahwa apa yang mereka pikirkan tentang diri kita adalah salah. Sepanjang hidup kita akan merima citra negatif dan positif, itu tergantung dari bagaimana orang menilai diri kita dan kita tak akan mungkin bisa menghindari semua itu. Jadi yang harus kita lakukan adalah membiarkan penilaian negatif itu dan menjadikannya sebagai cambuk untuk memacu kesuksesan. 

 "we must not allow other people's limited perceptions to define us" (Virginia Satir). 

Jangan pernah biarkan sudut pandang orang lain yang terbatas mendefinisikan kita. Ya! setiap orang akan pernah mengalami penghinaan, pelecehan, diragukan, dianggap remeh. Orang sukses menjadikan semua itu sebagai kunci kesuksesan sedang orang gagal menjadikan itu sebagai pemicu keburukan. So.. bedanya adalah tergantung dari sikap kita menyikapi setiap reaksi yang diberikan lingkungan atas diri kita.

Jadi lihatlah diri kita kawan, kembangkanlah potensi diri kita, abaikan penilaian negatif orang lain tentang diri kita, dan lihatlah apa yang terjadi.. kita bisa menjadi sukses! kita memiliki banyak potensi dalam diri dan kita berhak untuk mengembangkannya. 

sumber gambar: http://www.abiddeandalucia.blogspot.com
Dan akhirnya ketika kesuksesan itu bisa kita raih, kita akan tersenyum seperti ini... manis sekali bukan ^_*
"Hide not your talents. They for use were made" (jangan sembunyikan bakatmu, semua diciptakan untuk digunakan). Benjamin Franklin


"Everybody has talent, it's just a matter of moving around until you've discovered what it is" (semua orang punya bakat, hanya saja kita butuh berkeliling untuk menemukan apa bakat terbaik kita). George Lucas.

"life is a succession of lessons, which must be lived to be understood" (Ralph Waldo Emerson).


Selamat Meraih Kesuksesan, Kawan...

# catatan untuk menyemangati diri sendiri #

Rabu, 20 Juli 2011

Orang Gila

Beberapa hari ini, setiap berangkat kerja aku selalu senang melihat-lihat sekeliling, apalagi di tengah kemacetan lalu lintas yang seringkali membuat aku stres -skala kecil-, memandang sepanjang perjalanan adalah terapi untuk mengalihkan perhatian terhadap kondisi jalanan yang macet. Tiba-tiba saja perhatianku terantuk pada sepotong jiwa yang lemah yang tergeletak di pinggir jalan, kita menyebutnya orang gila.
Ia sang gila, yang telah gila dihadapan kehidupan, kata orang-orang, ia sangat gila di hadapan kenyataan keindahan duniawi yang gemerlap, ia sang gila, dibawah bayang-bayang temaram dunia yang menyilaukan, ia tidak gila dihadapan teman-temannya yang katanya juga gila, ia tidak gila kata temannya yang gila-gila, ia adalah satu dari sekelompok jiwa-jiwa yang gila dalam hidup ini, yang dianggap aneh oleh kehidupan yang karenanya dikucilkan dan diasingkan (Arini Hidajati - Wong Edan)
Hemm.. dengan iseng kemudian aku menghitung jumlah orang gila yang kutemui hari itu dengan berbagai tingkahnya, ada yang berjalan, berbicara sendiri, merenung sendiri, menangis sendiri dan bahkan orasi sendiri, totalnya hari itu aku menemukan 5 orang gila dengan polah yang berbeda. Sedemikian parahkah kehidupan ini? sampai-sampai dunia ini telah membuat 5 orang menjadi gila (yang kutemui hari itu), belum dihari-hari selanjutnya, rasanya makin kesini makin banyak saja orang yang gila atau bertingkah gila. Entahlah, berapa jumlah kongkrit orang gila di Bandung ini, atau mungkin se Jawa Barat? atau se Indonesia?? perlu penelitian lebih lanjut untuk mengetahui jumlahnya.

Aku sedih melihat mereka berada di jalanan, apakah mereka tak memiliki keluarga? apakah mereka sedemikian hinanya sehingga keluarga sendiri tidak peduli, kemudian menggelandang tidak karuan, apakah itu kiriman dari Rumah Sakit jiwa seperti yang sering diberitakan karena mereka sudah tak mempunyai kemungkinan untuk sembuh, sementara Rumah Sakit Jiwa memiliki dana dan tempat yang terbatas sedang pasien selalu meningkat setiap hari sehingga tidak memungkin untuk terus memelihara "orang lama", dan solusinya adalah membuang mereka kejalanan? entahlah.. yang pasti kehadiran orang gila hari itu membuatku merenung sepanjang jalan, betapa kehidupan ini begitu kejam (buat mereka).

Kita terkadang tidak menyadari bagaimana si gila tidak pernah bersuara, ia adalah hakikat kenyataan kehadiran yang bahasanya adalah diam dan tapa. Gila adalah tanda-tanda Allah semata, ini adalah kehendak Tuhan, yang akan membuat kita mensyukuri kehidupan dan berkata "betapa bersyukurnya kita tidak menjadi gila" kita tidak dapat mengetahui rahasia Allah, bagaimana jiwa yang kumal adalah rahasia terdalam dan unik, ketika tiba-tiba saja Tuhan membuat ia gila, jasadnya berjalan sendirian, mulutnya berbicara sendiri, dan tak tahu hendak kemana kaki melangkah, tak mengerti hendak kemana kehidupan itu ia bawa.

Ia gila, biarlah, ketika itu mengantarkannya kepada kebenaran dan cinta, mengantarkan kepada kesejatian kehidupan yang paling hakiki dan keindahan wajah Tuhan di jiwanya.(Arini Hidajati-Wong Edan).
Bersyukurlah kita yang masih memiliki otak yang waras, yang menjalankan kehidupan dengan kesadaran tertinggi akan hakekat dan makna hidup yang kita jalani.

#Bahkan dari orang yang kita anggap gila pun, Allah memberi kita pelajaran...jadi nikmat Tuhan mana lagi kah yang kita dustai??

Tak ada kehidupan yang sempurna..


Kita sering merasa bahwa kita adalah orang yang paling "menderita" di dunia, dan kadangkala merasa iri dengan keberhasilan orang lain. Kita sering merasa hidup membelenggu kita, dan kita tak merasa memiliki kesempatan yang lebih baik. Jika kamu berpikir demikian, ubahlah pikiran kamu, ubahlah bagaimana kamu memandang hidup, karena hidup itu tergantung dari apa yang kita sangkakan. Jika kita merasa hidup ini telah membuat kita menderita, maka kita akan semakin terkungkung oleh rasa penderitaan itu, namun jika kita merasa bahwa apapun yang terjadi dalam hidup kita, kita harus bahagia, maka kita akan merasakan efek yang berbeda dalam memandang sesuatu. Selalu berpositif thinking dengan apa yang kita jalani, maka kehidupan akan memberi kita banya kesempatan untuk bahagia.

Intinya terletak pada rasa bersyukur kita terhadap apa yang kita terima, janganlah kita merasa iri dengan apa yang diterima orang lain tapi bersyukur lah dengan apa yang kita miliki (sepertinya ini pepatah atau peribahasa lama) tapi begitulah guys.. hidup ini adalah ulangan, dan apa yang orang tua dulu telah petuahkan kepada kita begitulah adanya. Seperti sebatang pohon, hidup adalah rangkaian dahan dan bunga-bunga, ranting dan daun, putik dan buah, akar dan batang semuanya membentuk suatu kesatuan dan yang akan menyempurnakan hidup itu sendiri. Senang, sedih, tangis dan tawa adalah rangkaian kehidupan yang merangkum seluruh perjalanan kita, memberi kisah, pikiran, pembelajaran dan pengalaman.

Lalu haruskah kita bersedih hati dengan hidup kita yang begini-begini saja? haii.. C'mon Guys.. janganlah kita berpikir bahwa kita tak memiliki kemampuan untuk bahagia, setiap orang memiliki hak yang sama, menghirup udara yang sama, berdiri di tanah yang sama, yang membedakan adalah bagaimana ia memaknai dan menjalani hidup. kalo kita merasa bahwa hidup kita tak berarti maka semakin tak bergunalah kehidupan itu, jangankan buat orang lain buat diri kita sendiri pun menjadi tak berarti. Jauhkan pikiran-pikiran buruk dari kepala kita, bangkitlah, di depan banyak kesempatan yang akan kita raih. Kesempurnaan hidup bukan terletak pada pemenuhan materi, atau pada segala hal yang mewah, baik dan membahagiakan, akan tetapi kesempurnaan adalah konfigurasi apik dari berbagai hal yang berlawanan (Fahd Djibran). Sesuatu tidak menjadi sempurna jika hanya terbatas pada satu sisi saja, misalnya seorang perempuan yang cantik/laki-laki yang keren tidak akan terlihat sempurna jika tidak ada seorang perempuan/laki-laki yang biasa-biasa saja, seseorang tidak bisa dikatakan kaya, jika tidak ada yang miskin, seseorang tidak disebut pintar jika tidak ada yang kurang pintar, ya.. kesempurnaan hanyalah milik Allah semata (sepertinya sering dikatakan oleh Dorce..:)).

Jadi, jika kita sekarang berada pada posisi "minder" maka ubahlah cara pandang kita terhadap sesuatu, bangkitlah melawan kekurangan diri kita, hidup adalah tentang pilihan-pilihan, dan di bumi Allah yang sangat luas ini terdapat banyak kesempatan yang harus dan bisa kita pilih untuk kehidupan kita yang lebih baik.


Jadi.. keep spirit dan marilah kita menyongsong masa depan kita yang lebih baik...

*catatan untuk menyemangati diri sendiri*

Sabtu, 16 Juli 2011

Lelakikah Engkau, Perempuankah Engkau

Siang itu, langit tak terlalu cerah. Matahari malu-malu menampakkan sinarnya, waktu menunjukkan pukul 15.00. Aku bersama temanku bermaksud untuk singgah di salah satu tempat makan yang lumayan ramai dikunjungi, namanya Baso/Batagor Serayu di Jalan Serayu, kalo tidak salah. Begitu masuk, tempat itu memang penuh sesak, dan hanya menyisakan beberapa bangku. Beruntung aku dan kawanku mendapat tempat duduk yang lumayan enak.

Di meja sebelah kami terdapat 2 orang pasangan laki perempuan, seperti pada umumnya kita kadang memperhatikan "tetangga" sebelah kita apalagi jika ada hal-hal yang menarik perhatian kita. Secara tak sengaja kami melihat pasangan itu, dan aku berpikir dalam hati, waah.. mereka ini sepertinya pasangan yang serasi. Seorang laki-laki yang Cakep, Keren dan seorang perempuan yang cantik.

Tanpa sengaja (karena meja kami dekat), kami mendengar pembicaraan mereka, dan daun telingaku nampaknya mendengar suara-suara yang agak sumbang yang memberikan efek pada mata untuk meliriknya, dan oh my God, lelaki yang keren itu berbicara, duduk, dan bersikap seperti perempuan. Hemmm.... dengan berat hati aku mengatakan bahwa ada kemungkinan dia adalah seorang ****i, (padahal penampilannya oke punya lho).

Fenomena laki-laki yang bersikap seperti perempuan memang menjamur belakangan ini, ditayangan-tayangan televisi, di panggung-panggung hiburan peran seorang ****i hampir dipastikan selalu ada, meskipun mereka selalu dijadikan bahan olokan atau objek penderita. Lelaki kemayu (anggun) selalu menarik perhatian dan menjadi cibiran, bukan berarti bahwa kita tidak memahami kelainan jiwanya, tidak menghargai perasaannya atau bermaksud untuk merendahkannya akan tetapi aku merasa bahwa dia tidak pantas bersikap seperti itu, coba deh bayangkan, seseorang berpenampilan keren seperti seorang laki-laki pada umumnya dan berwajah ganteng tapi ketika berbicara dan bersikap dia seperti perempuan. Sungguh ironis menurutku. 

Tuhan mentakdirkan seorang laki-laki dan perempuan sebagai penerus dan penjaga kehidupan. Laki-laki dengan segala kelebihan dan kekurangannya adalah simbol kekuatan, dan perempuan selalu diibaratkan sebagai simbol kelemahan, jika ada seorang laki-laki yang seharusnya menunjukkan jati dirinya sebagai simbol kekuatan akan tetapi yang dia pertunjukkan adalah simbol kelemahan, maka menurutku wajar jika masyarakat memberikan penilaian yang negatif. Bukan aku tak menghormati hak asasinya dia sebagai seorang manusia, akan tetapi dia sendiri telah merendahkan martabat dirinya sebagai laki-laki.

Apakah sikap semacam itu adalah sebuah penyakit? kelainan atau gaya hidup? mungkin semuanya bisa menjadi sebuah alasan. Jika dicermati, laki-laki yang menirukan gaya perempuan adalah sebuah gaya hidup, bukan kelainan maupun penyakit, karena tuntutan jaman dan pergaulan yang menyebabkan mereka merubah tingkah mereka.


Allah SWT telah jelas mengharamkan laki-laki yang menyerupai perempuan atau sebaliknya,  banyak Hadits mengatur tentang itu diantaranya: 


عن ابن عبّاس رضي الله عنه قال: لعن رسول الله صلّى الله عليه وسلّم المتشبّهين من الرجال بالنّساء والمتشبّهات من النّساء بالرجال -رواه البخاري
Dari Ibnu ‘Abbas RA, ia berkata, “Rasulullah Shollallohu 'Alaihi Wasallam mela’nat orang laki-laki yang menyerupai wanita dan para wanita yang menyerupai laki-laki”. [HR. Bukhari]

Laki-laki yang menyerupai perempuan dan atau sebaliknya adalah menyalahi fitrah, karena salah satu fitrah manusia adalah laki-laki menjaga sifat kelelakiannya dan perempuan menjaga sifat keperempuanannya agar kehidupan dapat berjalan sebagaimana adanya. 

Begitulah, kadang aku tak habis pikir dengan tingkah laku seorang laki-laki yang bergaya, berbicara dan berdandan seperti perempuan atau demikian sebaliknya, apakah yang hendak mereka cari?? apakah tidak ada pertentangan dalam hati nurani mereka? apakah benar alasan seperti yang sering didengar dari kebanyakan mereka karena mereka berbuat begitu karena merasa sifat feminimnya yang lebih dominan didalam diri mereka? wallahu'alam. 
Allah Swt telah memberikan petunjuk, kita harus kembali pada apa yang telah Tuhan tunjukkan dan mau belajar dari sejarah, coba kita perhatikan kenapa Sodom dan Gomorah di jungkir balikkan?

Mari kita berdoa semoga Allah memberikan petunjuk kepada kita semua.

Seminar Travel Writing BECOME A TRAVEL WRITER

Hari ini aku mengikuti seminar Travel Writing BECOME A TRAVEL WRITER bersama TEGUH SUDARISMAN (Founder Penulis Pengelana) yang diadakan di Kedai Kopi Mata Angin, Jalan Bengawan Nomor 52. Acara ini dimulai sejak pukul 08.00 - 15.00. Jika ditanya mengapa aku ikut seminar ini? jawabannya tentu karena aku terobsesi dengan travelling. Haa.. Obsesi ini nampaknya semakin mengaduk-aduk jiwaku belakangan ini, jika dahulu aku hanya memendamnya dikedalaman hati karena alasan pekerjaan, kini aku mulai memikirkan untuk bisa jalan-jalan tanpa meninggalkan pekerjaan (bagaimana bisa ya??). Sejauh ini aku memang hanya melakukan perjalanan di hari minggu saja (itu pun kalo tidak ada acara keluarga hehe), untuk bepergian keluar kota, rencana-rencana itu masih tersusun didalam buku daftar kota tujuan yang hendak aku singgahi di suatu hari.

Seru dan menarik banget acaranya, karena kita tidak hanya mendapat ilmu dan tips-tips bagaimana kita bisa melakukan perjalanan dengan gratis, akan tetapi kita juga mendapat ilmu fotografi dan cara menulis khususnya travel writer yang bisa menghasilkan uang, dan keuntungan yang lain adalah kita bisa bertemu orang yang berbeda dan mendapat  teman baru. :) 

Menjadi penulis dan bisa memotret itu memang tidak mudah, akan tetapi tidak berarti bahwa kita tidak akan mampu melakukannya. Yeaaah.. we can do it!! Selama kita mau berusaha dan terus belajar. Seperti yang dikatakan Mas Teguh Sudarisman (Pembicara) untuk bisa menjadi seorang travel writer itu diperlukan beberapa tahapan (dan aku rasa bukan hanya untuk itu saja, didalam kehidupan kita memerlukan proses untuk menjadi sesuatu, karena kita tak mungkin mendapatkan sesuatu dengan tiba-tiba tanpa usaha dan itu adalah teori umum), adapun tahapan untuk menjadi Travel Writer adalah:
  1. Belajar menulis
  2. Belajar fotografi
  3. Posting blog atau facebook
  4. Mengirimkan karya kita ke media
  5. Membuat fortopolio
  6. Menjadi profesional
  7. Jalan-jalan gratis dan dapat duit pula
Nah, lalu dimanakah posisi aku sekarang? heem.. nampaknya aku masih berada di titik nol ^_^. Tapi meskipun demikian, aku akan belajar untuk melewati tahapan-tahapan itu, karena seperti yang dikatakan Mas Teguh, tidak ada kata terlambat untuk memulai sesuatu dan kita pasti bisa mewujudkan impian kita. Semoga.

Di akhir sesi diadakan doorprize yaitu membuat lead tulisan dan menjawab beberapa pertanyaan yang diajukan, heemm.. aku kebagian pin dan gantungan kunci dari mahanagari (alhamdulillah), selain itu ada juga beberapa yang mendapat buku, kaos dan topi.
 horeee.... dapat hadiah...

sesi terakhir yang tak pernah terlewatkan adalah berfoto bersama.. yuuukkk.. smile, ciiiisss...
sumber foto: http://www.facebook.com/photo.php?fbid=2040153336713&set=t.100001558631455&type=1&theater

Gelap

Gelap memangsa senja, bulan pun bersedih, 
hamparan langit lirih dalam pelukan malam
Disini, aku menikmati hitamnya malam yang sunyi
Merasakan angin menepuk-nepuk pipiku 
menandakan adanya kehidupan
PLN pun engga berbagi penerangan entah alasan apa..
Suara-suara binatang malam gemerisik di daun telinga
Seolah berkata "gelap ini hanya sementara, 
dan aku, kamu, kita akan baik-baik saja"
Aku menatap hamparan hitam
Tak kutemukan apa-apa selain senyap

Jumat, 15 Juli 2011

Sertipikat Palsu



Hari ini aku bertemu dengan seorang klien, tepatnya dia klien lama di Kantor Kami. Seorang perempuan muda dan cantik. Dia tak bermaksud untuk menjual tanah atau membalik nama sertipikat tanahnya, dia hendak menanyakan keabsahan sertipikatnya. Lalu dia menyodorkan sertipikat yang dilihat sekilas aja aku bisa memastikan kalo itu aspal (asli tapi palsu), dari warna cover dan warna lambang burung garudanya pun terlihat sangat berbeda, jika di sertipikat asli lambang burung garuda berwarna kuning, di sertipikat yang aku "duga" aspal ini berwarna putih, lalu bentuk dan garis tulisannya pun menunjukkan hasil scan, bukan asli.


sertipikat "aspal" yang dibawa si klien...
Dia juga menunjukkan fotokopi sertipikat dengan nomor yang sama (yang aku duga itu hasil fotokopi dari sertipikat yang asli), keganjilan pun semakin jelas, jika di sertipikat "aspal" nama pemilik yang lama memakai tulisan tangan, di copy sertipikat asli diketik dengan komputer, di halaman pertama pun sudah ada keganjilan, karena tidak adanya tulisan nama kota tempat Kantor Pertanahan tersebut berada, sedang di copy sertipikat asli terdapat nama kota tempat kantor pertanahan berada, dalam hal ini sertipikat diterbitkan oleh Kantor Pertanahan Kota Bandung. Demikian selanjutnya, Gambar Situasi menunjukan nomor yang berbeda, bukti (cap) tanda bukti pengecekan sertipikat meskipun terlihat asli tapi ketika dibandingkan berbeda dengan yang terdapat dalam copy sertipikat yang oleh kami dianggap sebagai copy dari sertipikat yang asli karena di sertipikat yang "aspal" tidak terdapat stempel tanggal pengecekan sertipikat dan itu menyalahi kebiasaan yang dilakukan oleh Badan Pertanahan, karena BPN selalu menyertakan stempel cap, sampai halaman belakang kami menemukan banyak keanehan karena terlihat sebagai hasil scan.

Aku tidak mengerti kenapa sertipikat itu bisa menjadi "aspal", si klien  mengatakan kepada kami bahwa dia menerima sertipikat "aspal" berikut copy dari sertipikat asli tersebut dari mantan suaminya -waktu itu adalah suaminya- yang aku pun ketahui dari daftar tanda terima kami, bahwa dahulu memang si suami yang mengambil sertipikat asli, dan itu sudah 3 tahun berlalu. 

Karena penasaran aku pun membuka arsip dan aku sangat beruntung karena menemukan copy sertipikat dari sertipikat asli yang telah balik nama ke atas nama klien tersebut dan semakin yakinlah kami bahwa sertipikat yang dipertanyakan kepada kami itu adalah palsu. Entah apa yang ada dalam pikiran klien kami, tapi aku merasa kasihan sama dia karena merasa telah dipermainkan oleh mantan suaminya. 

contoh sertipikat asli..
Aku gak habis pikir, mengapa ada orang yang dengan jahatnya memalsukan sertipikat dan memberikannya kepada orang lain, apakah dia tidak memikirkan bahwa cepat atau lambat perbuatannya akan terbongkar. Aku telah mengusulkan untuk memblokir sertipikat tersebut karena dikhawatirkan bisa terjadi peralihan hak yang dilakukan oleh orang yang tidak berhak, aku pun menyarankan jikalah memungkinkan untuk menghubungi mantan suaminya untuk menanyakan keabsahan sertipikat tersebut, namun dia berkata bahwa sangat tidak mungkin untuk menghubungi mantan suaminya lagi karena hubungannya berakhir dengan tidak baik Sejujurnya aku merasa kasihan sama si klien, dia masih muda, bercerai dengan tidak baik, eh sekarang malah tertipu pula (kalo lah boleh dikatakan demikian). Aku sendiri tidak bisa menduga -meskipun telah berprasangka buruk- bahwa si mantan suami lah yang mungkin telah memalsukan sertipikat tersebut, setidak-tidaknya dugaannya mengarah kepada si mantan suami sebagai orang terakhir yang memegang sertipikat tersebut.

Akhirnya si klien  bermaksud untuk membuat laporan kepada pihak kepolisian dengan sangkaan pelanggaran dengan pasal 263 tentang pemalsuan dan atau pasal 378 penipuan.
Pemalsuan akta (surat  berharga) dapat dikenakan hukuman penjara selama-lamanya 6 tahun. Yang dimaksud dengan surat berharga adalah segala surat baik yang ditulis dengan tangan, dicetak maupun ditulis memakai mesin tik dan lain sebagainya yang menimbulkan kerugian kepada pihak lain. Dalam hal ini perbuatan memalsukan sertipikat tersebut dapat dianggap sebagai tindakan sebagaimana yang dimaksud dalam Pasal 263 dan 264 KUHP dikarenakan si pembuat dengan sengaja memalsukan surat berharga yang mendatangkan kerugian kepada pihak lain. Sedangkan untuk pasal penipuan dapat dikenakan hukuman selama-lamanya 4 tahun (pasal 35, 43, 379, 263, 486 KUHP). Penipuan dalam hal ini karena si mantan suami memberikan surat (sertipikat) yang ternyata dikemudian hari "dianggap" palsu. Dianggap palsu disini semata-mata karena belum adanya putusan pengadilan yang menyatakan hal demikian, meskipun perbuatannya telah mengarah kepada perbuatan tersebut.

lihat bedanya.. sertipikat palsu (kiri) dan yang asli (kanan)
Hemm...berkaca pada kejadian ini, dimana si klien baru merasa "ngeh" sekarang dengan keanehan sertipikat miliknya tersebut, padahal sertipikat tersebut telah dia terima selama kurang lebih 3 tahun (waktu yang cukup lama), pada akhirnya kita memang bisa jeli melihat sesuatu keanehan yang terjadi disekitar kita, kita harus selalu waspada, karena kehidupan terkadang memberi kita pelajaran yang tak akan pernah bisa kita duga dan kita sangka (bahkan mungkin yang akan kita terima dari orang yang pernah sangat dekat dalam kehidupan kita), jika kita memiliki awareness, setidaknya kita bisa mengantisipasi segala permasalahan dengan lebih cepat.

Kamis, 14 Juli 2011

My Fam

Foto bersama adalah sesuatu yang paling jarang kami lakukan, bukan apa-apa selain karena kami memang sama-sama tak menyukainya -karena kami merasa tak fotogenic hihihi- juga karena kami tak memiliki bakat menjadi seorang fotomodel, namun akhirnya beberapa hari lalu kami "dengan terpaksa" berfoto bersama karena hari senin nanti ketika masuk sekolah Hafiz harus membawa serta foto keluarga, jadilah foto ini hasilnya.



 Inilah kebersamaan kami di foto ini, sisanya adalah foto Hafiz karena Hafiz berpose dengan lebih baik (menurutku). Hafiz bisa lebih luwes bergaya. Bisa dilihatkan bedanya kalo orang dewasa (ortu) berpose dengan anak kecil yang fotogenic..hahay.. aku sebenarnya malu sendiri kalo harus berfoto seperti ini. Aneh rasanya... untungnya foto yang dihasilkan ga terlalu jelek walaupun tidak bisa dibilang bagus tapi lumayanlah daripada ga ada sama sekali.



Setelah ini aku tidak tahu kapan kami bisa foto bersama lagi. Dan ini tentu menjadi moment yang tak terlewatkan. Kebersamaan seperti ini mudah-mudahan bisa tetap terjaga tidak hanya sebatas gambar (foto) saja, tapi dalam kehidupan nyata aku berharap bisa saling menjaga dan saling menguatkan selamanya. Semoga.
Hafiz belakangan ini  memang agak-agak senang bergaya, dan paling senang menirukan gaya si boysband smash, hadeeuuuh.. anak kecil gayanya meniru orang dewasa, tapi apa boleh buat, media memang memiliki dampak yang luarbiasa terhadap perkembangan anak. Hemm.. walaupun sebenarnya aku sudah ekstra hati-hati dalam memilih  tayangan TV. Lihat dech gaya nya.... heeeeemmmm lucu juga kalo menurutku heuheu. Coba deh perhatikan senyumnya, aku paling suka banget kalo Hafiz lagi tersenyum, bagiku senyum Hafiz adalah seluruh keindahan dunia.





Rabu, 13 Juli 2011

Pendaftaran Hak Atas Tanah

Pendaftaran hak atas tanah dilakukan untuk memberikan kepastian dan perlindungan hukum kepada pemegang hak atas sebidang tanah, satuan rumah susun dan hak-hak lain yang terdaftar. Pendaftaran tanah dilakukan di Kantor Pertanahan Kabupaten/Kota setempat. Meskipun pendaftaran hak atas tanah merupakan upaya untuk perlindungan hukum terhadap masyarakat akan tetapi tidak semua tanah-tanah di Indonesia terdaftar dengan baik, hal ini disebabkan karena masyarakat sendiri kurang memahami pentingnya pendaftaran hak atas tanah-tanah yang mereka miliki dan kuasai. Masyarakat kurang memahami pentingnya legalitas surat-surat pertanahan, selain itu biaya dan proses yang berbelit-belit menyebabkan masyarakat malas untuk melakukan pendaftaran hak atas tanah miliknya. Dalam hal ini pemerintah selalu berupaya untuk memfasilitasi masyarakat diantaranya dengan banyaknya program-program pemerintah dalam upaya untuk meningkatkan kesadaran hokum masyarakat terutama yang menyangkut masalah pertanahan diantaranya dengan pembuatan sertipikat masal melalui Program Nasional (Prona), Ajudikasi, atau yang sekarang lagi populer Larasita. Semua itu dilakukan untuk meningkatkan kesadaran hukum masyarakat dalam bidang pertanahan dan dalam upaya untuk memberikan kepastian dan perlindungan hukum sebagaimana yang diamanatkan dalam UU Pokok Agraria (UUPA) No. 5 tahun 1960.

Sejarah
Pendaftaran tanah telah dimulai sejak zaman Pemerintahan Hindia Belanda dengan dibentuknya Kantor Kadaster (pendaftaran) yang melakukan pendaftaran tanah. Pada waktu itu, pendaftaran hanyalah mengacu untuk hak-hak atas tanah yang tunduk pada pada Kitab UU Hukum Perdata Barat (BW). Untuk golongan bumiputera tidak ada pendaftaran yang bersifat resmi, hanya mengenal pendaftaran tanah pajak seperti kikitir, Leter C dan lain-lain.

Setelah UUPA
UUPA mengatur tentang pendaftaran tanah yang kemudian diatur lebih lanjut dalam PP nomor 10 tahun 1961 jo PP nomor 24 tahun 1997 yang menyatakan bahwa pendaftaran tanah diselenggarakan dalam rangka memberikan jaminan kepastian hukum dibidang pertanahan dan bahwa system publikasinya adalah sistem negatif, tetapi yang mengandung unsur positif karena menghasilkan surat-surat bukti hak yang berlaku sebagai alat pembuktian yang kuat (pasal 19 ayat 2 c, Pasal 23 ayat 2, Pasal 32 ayat 2, Pasal 38 ayat 2).

Pendaftaran tanah dilakukan dengan 2 cara yaitu:
1. secara individual, yaitu pemohon dapat melakukan permohonan pendaftaran tanah langsung kepada Badan Pertanahan setempat dan dapat dilakukan oleh sendiri atau melalui kuasanya dengan biaya sendiri. Untuk pendaftaran yang dilakukan sendiri secara individual masyarakat dapat mengajukan permohonan pengakuan hak kapan saja, tak memiliki batas waktu tertentu.
2. secara massal yaitu pendaftaran tanah yang dilakukan bersama-sama oleh kelompok masyarakat tertentu yang diajukan melalui Desa/Kelurahan dan biasanya mendapat subsidi biaya dari pemerintah. Pendaftaran semacam ini terkenal dengan program Prona, Ajudikasi atau Larasita. Biasanya ada waktu-waktu tertentu dalam penyelenggaraan program tersebut.

Pendaftaran tanah meliputi:
1. Pengukuran, pemetaan dan pembukuan tanah
2. Pendaftaran hak atas tanah dan peralihan hak
3. Pemberian surat tanda bukti hak yang berlaku sebagai alat pembuktian yang kuat

Pulang Kampung..

suasana Pantai Sereg di pagi hari
Beberapa hari yang lalu aku ditelepon oleh Bapakku supaya aku bisa pulang minggu ini karena mau mengadakan acara tasyakur bin nikmat, sebelumnya memang aku telah merencanakan untuk menjemput anakku dari liburannya. Jadilah pada hari Jum’at aku ijin untuk tidak masuk kerja.

aku dan kamu

Tidak perlu mengatakan apapun. Aku mengerti. Tak semua hal harus diungkapkan. Matamu telah bercerita tentang banyak hal. Dan bagiku itu sudah cukup. Diam. Aku takut mendengar kenyataan.

Mengapa mesti kita mempertanyakan sedang apa yang kita rasakan telah memberi jawaban atas seluruh pertanyaan pun bila kita menginginkan sebuah kepastian, mata kita telah menyiratkan apa yang dirasakan oleh hati.

Hari ini, aku dan kamu mengatasi rasa yang sama. Kikuk. Grogi terpancar jelas diseluruh bahasa tubuhmu, mungkin juga aku. Sejujurnya aku harus berusaha keras untuk bersikap normal. Untuk apa adanya agar senyummu tak membuatku luruh dan hanyut dalam matamu

Tapi rupanya kita tak pandai menyembunyikan. Perasaan serba salah hinggap menyergap setiap gerak dan tutur kata. Dan aku sekuat tenaga berusaha untuk menatap matamu. Berusaha untuk tak hanyut dan tenggelam di telaga bening matamu.
Perasaan salah tingkah tak mampu kita hindari, meski kita menyembunyikannya setengah mati.

Aku tersipu dalam pesonamu, kau serba salah dalam gerakmu, beberapa kali gerakan tak perlu menandai perilaku salah tingkahmu, aiiih.. Aku kehilangan banyak kata, kaupun begitu seolah waktu berhenti . Aku ingin menikmati sunyi ini lebih lama.

Menatap matamu memendarkan api rindu. Gairah yang berpadu malu melahirkan gelombang elektromagnetik, memberi rasa hangat di dada. Tanganku bergetar, hatiku berdegup kencang, pertemuan ini selalu ku tunggu.

(terinspirasi dari cerita seorang kawan)