Laman

Ini Tentang Dunia Kita, Dunia Antara Kau dan Aku

Dengan asma sang kekasih

Kamis, 18 Desember 2014

Jogja Dalam Kenangan



Jogjakarta adalah tempat yang sejak dulu menjadi salah satu destinasi favorit. Entahlah, rasanya saya seperti memiliki semacam “chemistry”, buat saya Jogja adalah kota yang paling ingin saya tinggali ke 2 setelah Bandung. Setahun yang lalu, dengan rencana yang serba mendadak, saya dan teman-teman kantor mengadakan perjalanan ke Jogjakarta. Dasar rencana mendadak, segalanya menjadi serba instant dan tentu saja jadwal perjalanan hampir sedikit amburadul. Beberapa tujuan tidak tercapai karena kesalahan kami merencakan perjalanan (itinerary) dan tentu saja keegoisan beberapa peserta yang lebih mengedepankan egonya sehingga perjalanan menjadi tidak kompak. Akan tetapi terlepas dari semua itu, perjalanan pertama ke Jogja menjadi hal yang mengesankan buat saya.

Kami berangkat dari Bandung dengan kendaraan pribadi,  berangkat jam 10 malam dan tiba di Jogja jam 11.30. rasanya seperti “amazing” menginjakkan kaki untuk pertama kalinya, menghirup udara Jogja, menikmati suasananya (sedikit lebay), dan seperti mimpi menjadi kenyataan, padahal itu baru kami menginjak perbatasan Jogja, dan hatiku rasanya sudah jatuh cinta.

Sebelumnya kami sudah booking penginapan via teman kuliah teman kantor saya yang ada di Jogja. Teman saya itu mengenal temennya ketika ada acara BEM Kampus dan kebetulan sekarang masih kuliah di Jogja, dengan PD nya dia menyuruh temannya itu untuk booking penginapan. Setelah nyampe Jogja, maka berputar-putarlah kami mencari alamat temannya teman saya itu, yang kebetulan kuliah di UIN Kali Jaga, dan setelah ketemu dengan sok akrabnya teman kantor saya ber say helo dengan temennya yang di Jogja itu dan kami pun sukses dipandu untuk ke tempat penginapan yang sudah di booking sebelumnya. Setelah temannya teman kami itu pulang, baru lah teman kantor ku bilang, bahwa dia telah salah orang, bahwa dia pun engga kenal dengan temannya yang sesama aktifis BEM itu yang dia suruh untuk booking penginapan, lho jadi soal berbasa basi dan SKSD itu ternyata improvisasi untuk menutupi kekagetan sekaligus keherannya karena dia telah salah orang. Betul dia pernah tukeran no hp dengan teman saya itu, tapi ternyata teman saya itu tidak pernah akrab. Rupanya teman saya telah salah mengirim sms, karena temannya yang dia kenal memiliki nama yang sama dengan teman yang baru dikenal itu.  Akhirnya kami sukses mentertawakan dia dan mensyukuri kesalahan maengirim sms teman kami tetap ada hikmahnya. Rupanya mereka sama-sama SKSD.

Besoknya kami pergi keliling-keliling Jogja, menikmati gudeg, menikmati malioboro, dan tentu saja tidak melewatkan untuk mengunjungi Keraton Jogja dan pergi ke Borobudur. Hmm.. suasana panas Kota Jogja tidak mengurangi ke”amazing”an saya atas kota itu. Meskipun perjalanannya kurang memuaskan, karena kesalahan jadwal, setidaknya saya bersyukur bahwa mimpi saya telah menjadi kenyataan, meskipun tidak sesuai dengan apa yang direncanakan.

Tips perjalanan:
1.   Apabila kita pergi berkelompok, pilih  pemimpin kelompok dan patuhi aturan dari pemimpin kelompok tersebut.
2.       Jaga kekompakan agar suasan liburan bisa dinikmati maksimal
3.       Kurangi ego pribadi
4.       Hargai pendapat orang lain
5.       Jangan memaksakan kehendak
Hal-hal seperti itu wajib untuk dilakukan apabila kita pergi dengan beberapa orang teman untuk menghindari perselisihan dalam perjalanan yang akan membuat perjalanan kita menjadi sangat membosankan.

Begitulah, saya mengambil hikmah dari semua perjalanan ini, sehingga kedepan, saya bisa merencanakan perjalanan dengan lebih baik lagi.

#late post

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Yuukk di komen-komen yaa...