Laman

Ini Tentang Dunia Kita, Dunia Antara Kau dan Aku

Dengan asma sang kekasih

Minggu, 14 Maret 2010

Maag

belakangan ini saya merasakan sakit pada tulang belikat dan kesulitan untuk bernafas, pada mulanya saya berpikir itu karena masuk angin, tapi ternyata maag saya lagi kambuh.. aneh, biasanya gejala maag yang dirasakan adalah panas ulu hati, mual-mual, perut kembung dan sering buang air, tapi kali ini saya merasakan gejala yang berbeda. saya sendiri tak menyadarinya, sampai merasakan sakit yang luar biasa ketika bernafas.. dan kemudian memeriksakan diri ke dokter dan ternyata maag saya telah kronis.

penyakit maag atau Gastritis berasal dari kata Gaster yang artinya lambung. Gastritis adalah peradangan (pembengkakan) dari mukosa lambung, yang bisa disebabkan oleh faktor iritasi dan infeksi. Seperti kita ketahui, lambung adalah organ pencernaan dalam tubuh manusia yang berfungsi untuk menyimpan makanan, mencerna dan kemudian mengalirkan ke usus kecil. Di dalam lambung terdapat enzim-enzim pencernaan seperti pepsin, asam lambung dan mucus untuk melindungi dinding lambung sendiri. Bila terjadi ketidakseimbangan diantara faktor tersebut misal asam yang berlebih atau mucus yang berkurang, maka dapat mengiritasi dinding lambung sehingga terjadi proses peradangan (Gastritis). Selain itu iritasi dapat juga disebabkan oleh obat-obatan (Aspirin, NSAID), alkohol, muntah yang kronis dan bahan racun. Infeksi dapat disebabkan oleh bakteri, terbanyak Helicobacter pylori. H.pylori berkoloni pada lapisan terdalam lapisan mukosa yang merupakan pelindung dari mukosa lambung dan mengganggu fungsinya sebagai pelindung. Pada beberapa kasus dapat menyebabkan terjadinya ulkus (ulcer) sehingga dapat meningkatkan resiko dari kanker lambung.

Sebenarnya sakit maag terjadi karena gangguan atau radang selaput lendir dinding lambung karena produksi asam lambung berlebihan. Sakit maag dikenal pula sebagai gastritis. Sakit maag dapat berlangsung dalam waktu singkat, kambuh-kambuhan atau kronis (menahun).

Sakit maag dapat disebabkan oleh infeksi bakteri Helicobacter pylori, rangsangan produksi asam lambung oleh berbagai sebab dan obat-obatan yang dapat menyebabkan perih di lambung.

Pemakaian berbagai obat misalnya obat pereda nyeri dan radang dari golongan salisilat seperti aspirin/asetosal ternyata dapat mengiritasi dinding lambung sehingga perut terasa perih. Oleh sebab itu, obat ini sebaiknya diminum setelah makan.

Gaya hidup ikut andil dalam menyebabkan seseorang sakit maag seperti kebiasaan mengkonsumsi makanan yang pedas, coklat, minum alkohol dan kopi. Hal ini disebabkan makanan & minuman tersebut dapat merangsang produksi asam lambung. Kebiasaan makan tidak teratur dan merokok juga meningkatkan risiko sakit maag.

Faktor psikis memiliki peran yang cukup besar dalam meningkatkan produksi asam lambung. Waspada bila Anda sering merasa cemas, emosi atau stres. Bisa-bisa, produksi asam lambung meningkat dan terserang sakit maag.

Apa saja Gejala sakit maag ?

Pada kasus akut, gejala yang sering muncul biasanya adalah nyeri di ulu hati, mual, muntah, tidak nafsu makan, kembung, penurunan berat badan, perih atau sakit seperti terbakar pada perut bagian atas yang dapat menjadi lebih baik atau lebih buruk ketika makan. Sedangkan yang kronis biasanya tanpa gejala kalaupun ada hanya sakit yang ringan pada perut bagian atas dan terasa penuh atau kehilangan selera.

Bagaimana Pengobatan sakit maag ?

Pengobatan Gastritis tergantung penyebabnya. Pada banyak kasus, pengurangan dari asam lambung dengan bantuan obat sudah cukup bermanfaat. Antibiotik hanya digunakan bila ada indikasi infeksi bakteri. Penggunaan dari obat-obatan yang mengiritasi lambung juga harus dihentikan. Pengobatan lain juga diperlukan bila timbul komplikasi atau akibat lain dari gastritis.

Kategori obat pada gastritis

* Antasid : menetralisir asam lambung dan menghilangkan nyeri
* Acid blocker : membantu mengurangi jumlah asam lambung yang diproduksi, misal
Ranitidin
* Proton pump inhibitor : menghentikan produksi asam lambung, misal Omeprazole
* Cytoprotective agent : melindungi jaringan mukosa lambung dan usus halus,
misal Sukralfat
* Antibiotik : menghancurkan bakteri, misal Amoksisilin, Metronidazol

Bagaimana mencegah sakit maag ?

Hingga saat ini belum ada cara yang mudah untuk hidup sehat terbebas dari sakit maag selain memperbaiki pola hidup dan pola makan.
Berikut beberapa saran:

* Atur pola makan yang baik dan teratur (Hindari makanan berlemak dan
berminyak, banyak makan makanan berserat)
* Hindari minuman yang mengandung alkohol
* Berolahraga secara teratur
* Berhenti merokok
* Hindari penggunaan obat-obatan terutama yang mengiritasi lambung (Aspirin)
* Kurangi stress karena stress dapat memicu pengeluaran asam lambung

begitulah, pola makan, kebiasaan dan mengkonsumsi yang pedas-pedas telah mendorong maag yang telah saya derita menjadi akut, disamping itu bagi yang sedang mengkonsumi obat-obatnya yang didalamnya ada (termasuk) clyndamicyn 500 sebaiknya dihindari atau dibarengi dengan minum ranitide karena obat tersebut akan merangsang dan dapat menyebabkan iritasi lambung sehingga menimbulkan efek samping dengan kambuhnya penyakit tersebut.

* dari berbagai sumber

2 komentar:

  1. emg sih maag mah ga da obatnya

    BalasHapus
  2. ada neng..obatnya duit..pasti maagnya ga akan kambuh lagi hehehe

    BalasHapus

Yuukk di komen-komen yaa...