
Berada dirumah menikmati liburan dengan menjadi full time mother alias ibu rumah tangga sungguh menyenangkan, betapa tidak, aku memiliki banyak waktu luang untuk mengerjakan banyak hal. Kadang, waktu seperti inilah yang aku dambakan, berada dirumah seharian, melihat perkembangan anak, bermain bersama anak, membereskan rumah dan banyak hal lainnya dan ternyata menjadi ibu rumah tangga itu menyenangkan ^_*.
Setiap perempuan pasti akan menjadi ibu rumah tangga. Perempuan yang bekerja maupun yang tidak bekerja memiliki tanggungjawab yang sama yaitu mengatur kehidupan rumah tangganya dengan baik. Di Indonesia sebagian orang minder menjadi ibu rumah tangga apalagi jika dia lulusan sarjana, mengingat si Ibu RT ini selalu dianggap "rendah" oleh lingkungan, terkadang ada suara-suara sumbang yang mengatakan "tuuh kan perempuan sekolah tinggi-tinggi tetap aja ujung-ujungnya ngurus anak, cuma diam dirumah" (itu pernah aku rasain sebelum aku kembali bekerja) seolah-olah perempuan itu tidak boleh memperoleh pendidikan tinggi dan hanya harus pandai mengurus permasalahan domestik (sumur, dapur, kasur). Padahal ibu rumah tangga adalah pekerjaan mulia.
Mengurus rumah tangga sebagaimana diatur dalam Al-Qur'an adalah kewajiban perempuan, sebagaimana firmanNya “Dan hendaklah kamu (wanita) tetap di rumahmu.” (QS. Al-Ahzab [33] : 33). Namun tidak menutup kemungkinan selama ada kesempatan dan memperoleh izin dari suami, perempuan dapat mengaktualisasikan dirinya dengan bekerja, dengan catatan kita harus pandai membagi waktu antara pekerjaan dan rumah tangga.
![]() |
"seorang ibu rumah tangga dgn 1 anak yang lucu :)" |
Dan saat saat libur seperti ini adalah keberuntungan itu, aku bisa menikmati banyak waktu bersama anak, mengurus rumah seperti apa yang aku inginkan dan menikmati tidur siang seperti yang aku dambakan.
semua perempuan adalah wanita, tp tidak semua perempuan adalah IBU dalam makna yang sebenarnya..! #kata2 yang diucapkan disalah satu film yang aku udah lupa judulnya. hehe...
BalasHapussalam cubit buat dede-nya deh. :) hehe
nice mah :)
BalasHapusenak sih mamah anaknya gak nakal
kalo aku dulu sih
dinding penuh ama coretan hehehe
sampe si mama stress :3
@Bang ROe: hehehe yuph betul... waah kalo dicubit ntar marah-marah.. hehe
BalasHapus@Fathan: laaah siapa bilang? anakku memang tidak nakal tapi sangat kreatif mencoret-coret dinding rumah, maen air, dan segala macam permainan khas anak lelaki, cuman ga dibikin stres aja.. suka kesel siih tapi ya pada akhirnya menyadari dia butuh sesuatu untuk menyalurkan kreatifitasnya hehehe..
wah asyik ya mbak ^^
BalasHapusmmm semoga suatu saat nanti saya jg bisa menjadi ibu yg baik. insyaAllah aamiin. doakan ya mbak? hehe :)
@Rakyan: amiiinn... semoga, yang penting kita mau berusaha dan belajar hehehe
BalasHapussalut bu... inti tulisan ini pada kalimat terakhir yah..?? :D karena sy juga mendambakannya... hehe
BalasHapus@Andro: hehehe... boleh deh diatur.. :)
BalasHapus